SIAP-SIAP…!!! PEMERINTAH AKAN PANGKAS JUMLAH PNS DI INDONESIA

Selamat Malam, Berita seputar Pegawai Negeri Sipil (PNS) kembali kami perbaharui dan kami bagikan secara terupdate kepada rekan-rekan pengunjung yang berbahagia. Penting untuk diketahui oleh para PNS, bahwa Pemerintah akan memangkas jumlah PNS di Indonesia.
Sebagaimana berita yang baru saja kami kutip dari www.jpnn.com bahwa jumlah aparatur sipil negara (ASN), terutama PNS, di Indonesia dinilai terlalu gemuk. Apalagi, struktur kepegawaian di Indonesia didominasi  tenaga teknis (administrasi, red). Itu sebabnya, pemerintah berniat mengurangi jumlah PNS hingga sejuta orang.

“Jumlah PNS di Indonesia ada 4,5 juta lebih. Ini masih terlalu gemuk karena menyita APBN yang terlalu banyak‎. Sementara pemerintah sangat mengutamakan pembangunan infrastruktur,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi, Jumat (11/12).

Dia menyebutkan saat ini perkembangan dunia telah masuk pada era birokrasi yang kompetitif. Dengan demikian, diperlukan peningkatan kualitas dari para aparatur negara untuk melakukan penyelenggaraan negara dengan lebih efektif, efisien, dan inovatif.

”Saat ini kami sedang membuat postur kepegawaian. Kami akan kurangi hingga satu juta pegawai, tetapi secara alamiah,” ujarnya.

Pengurangan sejuta PNS secera alamiah, lanjut Yuddy, salah satunya dilakukan melalui moratorium penerimaan CPNS.‎ Jumlah PNS yang pensiun misalnya 125 ribu sampai 150 ribu, tidak semuanya diisi dengan pegawai baru. Dengan demikian jumlah PNS bukannya bertambah tapi malah berkurang hingga ke angka moderat.

“Dibanding negara ASEAN, jumlah PNS di Indonesia cukup moderat. Namun jumlahnya ini masih menyita 50 persen APBN. Itu sebabnya harus dikurangi. Belanja pegawai yang sehat harusnya cuma 30 persen‎. Tapi nyatanya banyak di atas 50 persen sehingga pembangunan infrastruktur menjadi lamban,” bebernya.

Untuk menutupi kebutuhan instansi, rekrutmen ASN lebih diprioritaskan kepada pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang sifatnya tidak terikat seperti PNS.

Tags:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *